Fitur-fitur Instagram
Sistem sosial di dalam Instagram adalah dengan menjadi mengikuti akun
pengguna lainnya, atau memiliki pengikut Instagram. Dengan demikian
komunikasi antara sesama pengguna Instagram sendiri dapat terjalin
dengan memberikan tanda suka dan juga mengomentari foto-foto yang telah
diunggah oleh pengguna lainnya. Pengikut juga menjadi salah satu unsur
yang penting, dan jumlah tanda suka dari para pengikut sangat
mempengaruhi apakah foto tersebut dapat menjadi sebuah foto yang populer
atau tidak. Untuk menemukan teman-teman yang ada di dalam Instagram,
dapat menggunakan teman-teman mereka yang juga menggunakan Instagram
melalui jejaring sosial seperti Twitter dan juga Facebook.
Kegunaan utama dari Instagram adalah sebagai tempat untuk mengunggah
dan berbagi foto-foto kepada pengguna lainnya. Foto yang ingin diunggah
dapat diperoleh melalui kamera iDevice ataupun foto-foto yang ada di
album foto di iDevice tersebut.
Foto yang telah diambil melalui aplikasi Instagram dapat disimpan di dalam iDevice tersebut. Penggunaan kamera
melalui Instagram juga dapat langsung menggunakan efek-efek yang ada,
untuk mengatur pewarnaan dari foto yang dikehendaki oleh sang pengguna.
Ada juga efek kamera tilt-shift yang fungsinya adalah untuk
memfokuskan sebuah foto pada satu titik tertentu. Setelah foto diambil
melalui kamera di dalam Instagram, foto tersebut juga dapat diputar
arahnya sesuai dengan keinginan para pengguna.
Foto-foto yang akan diunggah melalui Instagram tidak terbatas atas
jumlah tertentu, namun Instagram memiliki keterbatasan ukuran untuk
foto. Ukuran yang digunakan di dalam Instagram adalah dengan rasio 3:2
atau hanya sebatas berbentuk kotak saja. Para pengguna hanya dapat
mengunggah foto dengan format itu saja, atau harus menyunting foto
tersebut terlebih dahulu untuk menyesuaikan format yang ada. Setelah
para pengguna memilih sebuah foto untuk diunggah di dalam Instagram,
maka pengguna akan dibawa ke halaman selanjutnya untuk menyunting foto
tersebut.
Pada versi awalnya, Instagram memiliki 15 efek foto yang dapat
digunakan oleh para pengguna pada saat mereka hendak menyunting fotonya.
Efek tersebut terdiri dari: X-Pro II, Lomo-fi, Earlybird, Sutro,
Toaster, Brannan, Inkwell, Walden, Hefe, Apollo, Poprockeet, Nashville,
Gotham, 1977, dan Lord Kelvin.
Pada tanggal 20 September 2011, Instagam telah menambahkan 4 buah efek
terbaru, yaitu Valencia, Amaro, Rise, Hudson, dan menghapus 3 efek,
Apollo, Poprockeet, dan Gotham. Dalam pengaplikasian efek, para pengguna
juga dapat menghilangkan bingkai-bingkai foto yang sudah termasuk di
dalam efek tersebut.
Fitur lainnya yang ada pada bagian penyuntingan adalah tilt-shift
yang fungsinya sama dengan efek kamera melalui Instagram, yaitu untuk
memfokuskan satu titik pada sebuah foto, dan sekelilingnya menjadi
buram. Dalam penggunaannya aplikasi tilt-shift memiliki 2 bentuk,
yaitu persegi panjang dan bulat. Kedua bentuk tersebut dapat diatur
besar dan kecilnya dengan titik fokus yang diinginkan. Tilt-shift
juga mengatur rupa foto di sekeliling titik fokus tersebut, sehingga
para pengguna dapat mengatur tingkat keburaman pada sekeliling titik
fokus di dalam foto tersebut.
Setelah foto tersebut disunting, maka foto akan dibawa ke halaman
selanjutnya, dan foto tersebut akan diunggah ke dalam Instagram ataupun
ke jejaringan sosial lainnya. Di dalamnya tidak hanya ada pilihan untuk
mengunggah pada jejaring sosial
atau tidak, tetapi juga untuk memasukkan judul foto, dan menambahkan
lokasi foto tersebut. Sebelum mengunggah sebuah foto, para pengguna
dapat memasukkan judul untuk menamai foto tersebut sesuai dengan apa
yang ada dipikiran para pengguna. Judul-judul tersebut dapat digunakan
pengguna untuk menyinggung pengguna Instagram lainnya dengan
mencantumkan nama akun dari orang tersebut. Para pengguna juga dapat
memberikan label pada judul foto tersebut, sebagai tanda untuk
mengelompokkan foto tersebut di dalam sebuah kategori.
Seperti Twitter dan juga Facebook,
Instagram juga memiliki fitur yang dapat digunakan penggunanya untuk
menyinggung pengguna lainnya dengan manambahkan tanda arroba (@) dan
memasukkan nama akun Instagram dari pengguna tersebut. Para pengguna
tidak hanya dapat menyinggung pengguna lainnya di dalam judul foto,
melainkan juga pada bagian komentar foto. Pada dasarnya penyinggungan
pengguna yang lainnya dimaksudkan untuk berkomunikasi dengan pengguna
yang telah disinggung tersebut.
Sebuah label
dalam Instagram adalah sebuah kode yang memudahkan para pengguna untuk
mencari foto tersebut dengan menggunakan "kata kunci". Bila para
pengguna memberikan label pada sebuah foto, maka foto tersebut dapat
lebih mudah untuk ditemukan. Label itu sendiri dapat digunakan di dalam
segala bentuk komunikasi yang bersangkutan dengan foto itu sendiri. Para
pengguna dapat memasukkan namanya sendiri, tempat pengambilan foto
tersebut, untuk memberitakan sebuah acara, untuk menandakan bahwa foto
tersebut mengikuti sebuah lomba, atau untuk menandakan bahwa foto
tersebut dihasilkan oleh anggota komunitas Instagram. Foto yang telah
diunggah dapat dicantumkann label yang sesuai dengan informasi yang
bersangkutan dengan foto. Pada saat ini, label adalah cara yang terbaik
jika pengguna hendak mempromosikan foto di dalam Instagram.
Sebagai sebuah media untuk mengunggah foto, salah satu kegunaan dari Instagram adalah sebagai ajang lomba fotografi.
Di dalam perlombaan ini, para penyelenggara lomba menggunakan tanda
label untuk menandakan bahwa foto yang telah diunggah tersebut telah
mengikuti lomba tersebut. Sebuah perlombaan foto melalui Instagram
adalah salah satu cara untuk membuat sebuah produk lebih dikenal oleh
masyarakat luas. Penyelenggara juga memberikan jangka waktu tertentu
agar makin banyak pengguna dari Instagram yang mengikuti perlombaan
tersebut. Pada umumnya, perlombaan yang diadakan melalui Instagram ini
tidak hanya memberikan hadiah, melainkan juga dengan menjadi pemenang
maka akan lebih dikenal lagi di dalam dunia Instagram oleh para pengguna
lainnya. Hal ini memungkinkan pengikut dari pengguna Instagram tersebut
akan bertambah banyak.
- Publikasi Kkegiatan sosial
Sebagaimana kegunaan media sosial lainnya, Instagram menjadi sebuah media untuk memberitahukan suatu kegiatan sosial dalam cakupan lokal ataupun mancanegara.
Cara yang digunakan untuk mengikuti hal ini adalah dengan menggunakan
label Instagram. Dengan menggunakan label yang membahas mengenai
kegiatan sosial, maka makin banyak masyarakat yang mengikuti hal
tersebut. Dengan demikian Instagram menjadi salah satu alat promosi yang
baik dalam menyampaikan sebuah kegiatan itu. Contohnya seperti pada
label #thisisJapan yang dapat menarik perhatian para masyarakat
international untuk membantu bencana alam yang terjadi di Jepang pada awal tahun lalu.
Di dalam Instagram juga banyak organisasi-organisasi yang mempublikasikan produk mereka. Contohnya saja seperti Starbucks, Red Bull, Burberry, ataupun Levi’s. Banyak dari produk-produk tersebut yang sudah menggunakan media sosial
untuk memperkenalkan produk-produk terbarunya kepada masyarakat, hal
ini dikarenakan agar mereka tidak harus mengeluarkan biaya sepersen pun
untuk melakukan promosi tersebut. Tidak hanya itu saja, produsen
tersebut dapat berinteraksi secara langsung dengan para konsumen mereka
melalui Instagram. Hal ini juga dimanfaatkan oleh para produsen untuk
mendapatkan konsumen lebih banyak lagi, terlebih lagi bila mereka ingin
mendekati konsumen yang belum pernah menggunakan produk mereka. Selain
organisasi bersifat perniagaan, organisasi jenis lainnya juga dapat
menggunakan Instagram untuk tujuan politik ataupun bidang lainnya.
Setelah memasukkan judul foto tersebut, bagian selanjutnya adalah
bagian Geotag. Bagian ini akan muncul ketika para pengguna iDevice
mengaktifkan GPS
mereka di dalam iDevice mereka. Dengan demikian iDevice tersebut dapat
mendeteksi lokasi para pengguna Instagram tersebut berada. Geotagging
sendiri adalah identifikasi metadata geografis dalam situs web ataupun foto.
Dengan Geotag, para penguna dapat terdeteksi lokasi mereka telah
mengambil foto tersebut atau tempat foto tersebut telah diunggah.
Dalam berbagi foto, para pengguna juga tidak hanya dapat membaginya
di dalam Instagram saja, melainkan foto tersebut dapat dibagi juga
melalui jejaring sosial lainnya seperti Facebook, Twitter, Foursquare, Tumblr, dan Flickr yang tersedia di halaman Instagram untuk membagi foto tersebut.
Instagram juga memiliki sebuah fitur tanda suka yang fungsinya memiliki kesamaan dengan yang disediakan Facebook,
yaitu sebagai penanda bahwa pengguna yang lain menyukai foto yang telah
diunggah. Berdasarkan dengan durasi waktu dan jumlah suka pada sebuah
foto di dalam Instagram, hal itulah yang menjadi faktor khusus yang
mempengaruhi foto tersebut terkenal atau tidak. Namun jumlah pengikut
juga menjadi salah satu unsur yang penting membuat foto menjadi
terkenal. Bila sebuah foto menjadi terkenal, maka secara langsung foto
tersebut akan masuk ke dalam halaman popular tersendiri.
Bila sebuah foto masuk ke dalam halaman popular, yang merupakan
tempat kumpulan dari foto-foto popular dari seluruh dunia pada saat itu.
Secara tidak langsung foto tersebut akan menjadi suatu hal yang dikenal
oleh masyarakat mancanegara, sehingga jumlah pengikut juga dapat
bertambah lebih banyak. Foto-foto yang berada di halaman popular
tersebut tidak akan seterusnya berada di halaman tersebut, melainkan
dengan berjalannya waktu akan ada foto-foto popular baru lain yang masuk
ke dalam daftar halaman dan menggeser posisi kepopuleran foto tersebut.
Sebagai tempat untuk mengunggah foto-foto dari masyarakat umum, ada
beberapa peraturan tersendiri dari Instagram, agar para pengguna tidak
mengunggah foto-foto yang tidak sesuai dengan peraturan. Peraturan yang
paling penting di dalam Instagram adalah pelarangan keras untuk
foto-foto pornografi,
dan juga mengunggah foto pengguna lain tanpa meminta izin terlebih
dahulu. Bila ada salah satu foto dari akun yang terlihat sama oleh
pengguna lainnya, makan pengguna tersebut memiliki hak untuk menandai
foto tersebut dengan bendera atau melaporkannya langsung kepada
Instagram.
- Penandaan foto dengan bendera
Menandai foto dengan sebuah bendera berfungsi bila pengguna ingin
melakukan pengaduan terhadap penggunaan Instagram lainnya. Hal ini
dilakukan bila sebuah foto mengandung unsur pornografi, ancaman, foto curian ataupun foto yang memiliki hak cipta. Dalam menandai sebuah foto dengan bendera (flagging), informasi mengenai pihak yang telah menandainya akan tetap dijaga kerahasiaannya.
Para pengguna lainnya juga dapat melaporkan foto yang bukan milik
mereka di saat menemukan suatu foto dengan pelanggaran-pelanggaran yang
sama.